Cara Paling Ampuh Agar Baterai Android Lebih Awet

14.24

  Cara Paling Ampuh Agar Baterai Android Lebih Awet - Memiliki Android yang daya tahan baterainya awet merupakan keinginan semua orang. Karena percuma memiliki Android dengan Spek Tinggi namun baterainya boros. memang saat ini sudah banyak Android yang mengusung baterai jumbo, namun hal itu tidak menjamin ketahanan baterai Android itu sendiri.


Cara Paling Ampuh Agar Baterai Android Lebih Awet

Pada Umumnya Daya tahan baterai suatu Android akan lebih awet ketika masih baru, yakni umurnya dibawah 1 tahun. karena seiring dengan berjalannya waktu kualitas serta ketahanan baterai Android akan semakin menurun. Sebenarnya solusi untuk mengatasi daya tahan baterai yang boros ialah membeli Android dengan Baterai besar diatas 4000 mAH namun dengan " jeroan " yang sedang aja, biar daya tahan baterai akan lebih lama karena konsumsi daya dari " jeroan " Android yang tidak terlalu tinggi lebih sedikit.

Langkah jitu selanjutnya ialah merawat baterai dengan baik, terutama dalam hal pengisian ulang yang justru sering sekali di sepelekan sehingga baterai cepat rusak dan berdampak pada daya tahan baterai itu sendiri. Nah kali ini Serba Android akan membagikan sebuah cara yakni Cara Paling Ampuh Agar Baterai Android lebih Awet, langsung simak aja.

 Cara Agar Baterai Android Jadi Lebih Awet Tidak Mudah Rusak

1. Bijak Dalam Merawat Baterai

Merawat baterai dengan baik merupakan hal yang sangat penting, Lantas bagaimana cara merawat baterai Android dengan baik? Berikut caranya yang semua meliputi tentang pengisian ulang Baterai Android :

  • Segera Isi Ulang Baterai Saat Baterai Mau Habis
Ini merupakan hal yang sangat penting, ketika Status Baterai Android sbat sudah low-bat atau baterainya udah mau habis segeralah isi ulang baterainya, jangan menunggu hingga habis total 0 % karena akan berdampak pada kandungan senyawa pada baterai menjadi tidak stabil, dan lama - kelamaan akan rusak.

  • Jangan Gunakan Smartphone Saat Di Charge
Memang untuk cara yang satu ini lebih sulit dilakukan, karena jika menunggu baterai sampai penuh itu lama. Namun tindakan ini dapat menyebabkan baterai cepat rusak, bayangkan saja jika saat mengisi ulang listrik masuk ke baterai, dan jika sambil digunakan berarti listrik yang didalam baterai keluar juga, ini yang menyebabkan baterai cepat rusak karena arus listrik yang tidak terkontrol.

  • Segera Lepas Charger Jika Baterai Sudah Terisi 100 %
Kebalikan dari Low - bat yang harus segera di Charge, Jika Status baterai sudah terisi 100 % segeralah cabut Charger dari Port Android. Mendiamkan Smartphone yang dalam keadaan di isi ulang dalam waktu yang lama dapat menyebabkan dampak buruk bagi Bateranya sendiri,Smartphonenya ataupun penggunanya,Karena baterai bisa meledak jika di Charge terus - menerus.

2. Matikan Notifikasi

Notifikasi atau pemberitahuan pada umumnya beraitan dengan Aplikasi - aplikasi real time yang membutuhkan akses internet, semisal aplikasi Chatting dan game. Dalam hal ini sudah pasti daya baterai di serap walau dalam skala yang kecil, karena pada umumnya Internet di Smartphone nyala itu juga membuat baterai semakin boros. Sebaiknya matikan notifikasi dari aplikasi yang tidak berguna.

3. Turunkan Kecerahan Layar

Tingkat kecerahan layar merupaka hal utama dalam konsumsi baterai di smartphone, karena jika semakin terang kecerahan layar smartphone maka semakin boros pula baterainya dan begitu pula sebaliknya. Dalam kasus ini, atur kecerahan layar dengan bijak agar baterai tidak menjadi terlalu boros, dan jika di smartphone sobat ada fitur Auto Brightnes maka nyalakan fitur tersebut agar kecerahan pada smartphone dapat meyesuaikan dengan kondisi ruangan yang ada.

4. Matikan Koneksi Wifi

Jika sobat berada di luar jangkauan wifi, maka matikanlah koneksi wifi pada smartphone sobat. Karena pasalnya koneksi wifi yang hidup juga memakan baterai. Jika perlu gunakanlah koneksi internet 3G saja karena lebih irit dari sinyal 4G, walau koneksinya lebih lambat, namun hal ini demi menjaga ketahanan baterai agar dapat digunakan lebih lama lagi.

5. Matikan Koneksi Internet Jika Benar - Benar Tidak      Terpakai.

Pada cara kelima ini boleh sobat ikuti atau tidak, karena kebutuhan internet setiap orang berbeda. Jika sobat adalah seorang yang aktif sosmed dan tidak mau noifikasi tidak masuk, maka abaikan cara ini. Namun jika sobat adalah orang yang hobi jalan - jalan dan lupa membawa charge atau Power Bank, alangkah baiknya matikan koneksi internet di smartphone karena koneksi internet yang menyala merupaka pemakan baterai yang cepat.

6. Matikan GPS

Penggunaan GPS pada smartphone juga dapat membuat baterai cepat habis bahkan lebih cepat panas, maka dari itu jika benar - benar tidak diperlukan semisal untuk mencari lokasi,jalan atau yang lain, matikanlah sinyal GPS di smartphone. Gunakanlah GPS ini seperlunya saja.

7. Tutup Aplikasi Yang Masih Berjalan Di Background


selanjutnya yakni dengan memanajemen aplikasi dengan baik. Menutup aplikasi merupakan langkah tepat untuk menghemat daya baterai, karena aplikasi yang terbuka meskipun tidak di gunakan tetap saja membutuhkan konsumsi baterai. Dalam hal ini anda bisa mengatur aplikasi yang tidak perlu dengan cara masuk ke Setting, pilih Apps, lalu ke Running Service. Pilih mana aplikasi yang tidak terpakai. Sebagai catatan, setiap smartphone memiliki cara yang berbeda meskipun intinya sama.


Jika aplikasi tersebut memang jarang di gunakan bahkan sudah tidak perlu lagi, alangkah baiknya jika di Uninstall saja. Karena selain mengurangi beban baterai juga mengurangi beban dari prosessor dan RAM smartphone.

8. Matikan Fitur Syncronisasi Otomatis

Mematikan syncronisasi perlu di lakukan jika memang di rasa tidak perlu di syncron secara otomatis. Caranya pun sangat mudah, masuk saja ke menu setting dan pilih Account and Sync. Cara ini "katanya" terbukti efektif dalam menghemat baterai, karena mempu mengurangi penggunaan baterai di saat aplikasi sedang melakukan syncronisasi pada aplikasi yang sedang di instal.

9. Gunakan Aplikasi Penghemat Baterai

Jalan keluar terakhir yang kami rekomendasikan ialah menggunakan aplikasi penghemat baterai. Namun dalam hal ini bukan berarti aplikasi penghembat baterai bisa membuat baterai anda lebih tahan lama, karena bagaimanapun juga aplikasi pasti membutuhkan daya untuk menjalankannya. Tujuan utama dalam menginstal aplikasi ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah yang harus di lakukan untuk menghemat baterai, karena di dalam aplikasi ini terdapat monitoring yang cukup membantu anda dalam menggunakan baterai dengan bijak. Beberapa aplikasi yang bisa anda gunakan ialah DU Battery Saver dan Avast Battery Saver.


Baca Juga : 7 Aplikasi Pembersih RAM Android Terbaik

Itulah sobat Cara Paling Ampuh Agar Baterai Android Lebih Awet, Memang penyebab baterai boros itu bermacam - macam beserta juga cara mencegahnya, namun dengan membaca cara di atas, kita bisa sedikit mencegah kerusakan pada baterai dan menjadikan baterai smartphone jadi lebh awet.
Jika Artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya...

Terima Kasih...^_^


Bagikan Artikel Ini!!
Previous
Next Post »
0 Komentar